Jumat, 24 April 2015

Sendi Pinggang dan Rentang Gerak Sendinya

Tema Dokumentasi : Hasil Terapi
Judul Dokumentasi : Dokumentasi perubahan rentang gerak/ ROM sendi pinggang.
Riwayat revisi : Ke-1/ 24/04/2015
Penulis : Mohamad F Akbar (Depok)
Tujuan : dokumentasi dan promosi
Sumber bacaan : 1. data empiris, 2. bahan bacaan tambahan 1. http://id.wikipedia.org/wiki/Nyeri_punggung




kasus : sakit pinggang, kaku pinggang dan urat sepanjang kaki + sakit urat belikat kanan
Nama : Ny. E
usia : 39th
Keterangan terapi : 

  1. pasien dalam posisi berbaring menyamping dibetulkan tulang lumbar dan 
  2. pasien dalam posisi terlentang thoracicnya di betulkan. 
  3. sesi terapi tanpa terapi tambahan.

Keterangan gambar sesudah terapi : Alhamdulillah terlihat pertambahan kelenturan persendian punggung dan bertambah rentang geraknya



Bahan bacaan tambahan 1. Sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Nyeri_punggung

Uraian : Nyeri punggung/ lumbal strain adalah nyeri punggung yang 

  • terjadi secara spontan dan 
  • memiliki derajat nyeri yang cukup tinggi 
  • sehingga bisa menimbulkan gangguan aktivitas dan postur tubuh. 
Penyebab adalah 

  • postur yang tidak ideal (terlalu gemuk/ buncit), 
  • trauma yang terjadi di daerah punggung, pinggang atau bokong dan 
  • gerak tubuh yang salah, kurang peregangan/ senam

Penyebab lain : 
  1. Stress. Punggung sangat sensitive terhadap ketegangan otot akibat stress sehari-hari. Dalam keadaan lemah dan kaku, otot punggung mengalami spasme (kejang). Kondisi ini menyebabkan aliran darah yang mengangkut oksigen menjadi terhambat, sehingga otot kekurangan oksigen. Akibatnya, penderita mengalami nyeri yang semakin parah jika tidak segera ditangani @pijattulang.
  2. Postur tubuh yang buruk. Postur tubuh yang kurang tepat menyebabkan lengkung tulang belakang tidak berada dalam satu garis lurus sehingga mudah cedera dan menimbulkan kelainan premature pada diskus. Diskus yang rapuh tidak lagi mampu menjadi bantalan vertebra. Kelainan akibat postur tubuh yang buruk yaitu tulang belakang terlalu melengkung ke depan atau belakang.
  3. Kurang Olahraga. 80 % kasus nyeri tulang punggung disebabkan karena buruknya kelenturan (tonus) otot atau kurang berolahraga. Otot yang lemah, terutama pada daerah perut, tentu tidak mampu menyokong punggung secara maksimal.
  4. Cedera dan ketegangan otot. Gerakan memutar, membungkuk atau mengangkat beban berat yang tidak dilakukan secara benar, akan mengakibatkan ketegangan pada otot atau cedera ligamen (jaringan elastis yang menjaga kestabilan tulang). Hal yang sama juga dapat terjadi akibat gerakan secara mendadak dalam berolahraga, misalnya ketika berganti arah.
  5. Osteoarthritis. Proses penuaan menyebabkan diskus keluar (menonjol) dari tempat semestinya dan menghasilkan pertumbuhan tulang baru seperti taji yang menimbulkan radang sendi disertai nyeri. Postur tubuh dan perawatan tulang belakang yang baik biasanya dapat meredakannya (rujuk @pijattulang).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar